Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
           
           Islam mengajarkan kita untuk jujur dalam segala hal, lebih-lebih dalam jual beli karena di dalamnya sering terjadi sengketa dan permasalahan. Bagi para pebisnis online atau blogger, transaksi online adalah di antara jual beli yang diharuskan adanya sifat kejujuran. Berkah kejujuran tidak hanya kita nikmati di dunia, tapi juga di akhiran. Insyaalloh. mungkin melakukan kejujuran itu berat jika belum terbiasa, karena faktanya adalah orang pintar banyak tapi yang jujur sangat kurang. Kita lihat saja mata kita ke atas. yang korupsi adalah para petinggi bukan pedagang kaki lima. Uang banyak tapi tidak berkah itu sia sia. Kejujuran inilah yang nantinya mendatangkan rejeki yang barokah. ammin.

Islam Mengajarkan Kepada kita Sifat Jujur

            Dalam beberapa ayat, Allah Ta’ala telah memerintahkan untuk berlaku jujur.
Di antaranya pada firman Allah Ta’ala,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar” (QS. At Taubah: 119).

Dalam ayat lainnya, Allah Ta’ala berfirman,
فَلَوْ صَدَقُوا اللَّهَ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ
Tetapi jikalau mereka berlaku jujur pada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka” (QS. Muhammad: 21)

Dalam hadits dari sahabat ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu juga dijelaskan keutamaan sikap jujur dan bahaya sikap dusta.  Ibnu Mas’ud menuturkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِى إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا
“Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR. Muslim).

Begitu pula dalam hadits dari Al Hasan bin ‘Ali, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
دَعْ مَا يَرِيبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيبُكَ فَإِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ
Tinggalkanlah yang meragukanmu pada apa yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya kejujuran lebih menenangkan jiwa, sedangkan dusta (menipu) akan menggelisahkan jiwa” (HR. Tirmidzi dan Ahmad, hasan shahih). Jujur adalah suatu kebaikan sedangkan dusta (menipu) adalah suatu kejelekan. Yang namanya kebaikan pasti selalu mendatangkan ketenangan jiwa, sebaliknya kejelekan selalu membawa kegelisahan didalam jiwa.

Kita bahas Sifat Jujur bagi Pelaku Bisnis

Khusus untuk para pelaku bisnis online yang sedang mencari rizki yang barokah, kita harus jujur. Jangan mencoba untuk berniat curang, karena sesungguhnya yang berniat buruk akan celaka. Mungkin nanti di marahin sama google.

Dari Rifa’ah, ia mengatakan bahwa ia pernah keluar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ke tanah lapang dan melihat manusia sedang melakukan transaksi jual beli. Beliau lalu menyeru, “Wahai para pedagang!” Orang-orang pun memperhatikan seruan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil menengadahkan leher dan pandangan mereka pada beliau.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ التُّجَّارَ يُبْعَثُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فُجَّارًا إِلاَّ مَنِ اتَّقَى اللَّهَ وَبَرَّ وَصَدَقَ
“Sesungguhnya para pedagang akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti sebagai orang-orang fajir (jahat) kecuali pedagang yang bertakwa pada Allah, berbuat baik dan berlaku jujur” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah, shahih dilihat dari jalur lain).

Contoh bentuk penipuan yang terjadi di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dari Abu Hurairah, ia berkata,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مَرَّ عَلَى صُبْرَةِ طَعَامٍ فَأَدْخَلَ يَدَهُ فِيهَا فَنَالَتْ أَصَابِعُهُ بَلَلاً فَقَالَ « مَا هَذَا يَا صَاحِبَ الطَّعَامِ ». قَالَ أَصَابَتْهُ السَّمَاءُ يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ « أَفَلاَ جَعَلْتَهُ فَوْقَ الطَّعَامِ كَىْ يَرَاهُ النَّاسُ مَنْ غَشَّ فَلَيْسَ مِنِّى »
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati setumpuk makanan, lalu beliau memasukkan tangannya ke dalamnya, kemudian tangan beliau menyentuh sesuatu yang basah, maka pun beliau bertanya, “Apa ini wahai pemilik makanan?” Sang pemiliknya menjawab, “Makanan tersebut terkena air hujan wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Mengapa kamu tidak meletakkannya di bagian makanan agar manusia dapat melihatnya? Ketahuilah, barangsiapa menipu maka dia bukan dari golongan kami.” (HR. Muslim). Jika dikatakan tidak termasuk golongan kami, maka itu menunjukkan perbuatan tersebut termasuk dosa besar.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا، وَالْمَكْرُ وَالْخِدَاعُ فِي النَّارِ
“Barangsiapa yang menipu, maka ia tidak termasuk golongan kami. Orang yang berbuat makar dan pengelabuan, tempatnya di neraka” (HR. Ibnu Hibban, shahih).

Lebih-lebih sifat jujur ini ditekankan pada pelaku bisnis online karena tidak bertemunya penjual dan pembeli secara langsung. Biasanya si penjual kadang mengobral janji, Saat si pembeli sudah mentransfer uang, si penjual online lantas menipu dan kabur. Begitu pula sebagian penjual kadang mengelabui pembeli dengan gambar, audio dan tulisan yang tidak sesuai kenyataan dan hanya ingin menarik pelanggan. Itu adalah salah satu ketidak kejujuran yang saat ini kita hadapi di dunia yang semakin canggih ini.

Jujur Kan Menuai Berkah

Dari sahabat Hakim bin Hizam, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا – أَوْ قَالَ حَتَّى يَتَفَرَّقَا – فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا ، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا
“Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyar) selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang, maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya, bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu” (Muttafaqun ‘alaih).

Di antara keberkahan tersebut sebaiknya kita mengamalkan ajaran ajaran tuhan kita dan selalu ingat bahwa kita selalu di awasi. Jika kita merasa tidak ada yang mengetahui kejahatan kita , misal saja di dunia online tapi tuhan tahu apa yang kita perbuat. oke fine and i say thank for you
Di dunia ini ada dua macam pengusaha. Yang pertama, mereka yang mendapat warisan usaha dari orang tua. Kedua, mereka yang berjuang memulai usaha dari nol.

pengusaha yang bawah sangat beruntung karena mewarisi usaha orang tua misalnya ayahnya berjualan anaknya yang melanjutkan,, berbeda cerita dengan yang kedua, mereka harus berjuang dari nol untuk membangun usahanya sendiri. jelas , yang kedua pasti lebih keras dalam bekerja karena kesuksesan ada di tangan mereka.

Untuk mewujudkan impian menjadi pengusaha sukses, mereka membangun usaha kecil-menengah (UKM) dengan optimisme dan semangat pantang menyerah yang tinggi. Perjuangan dimulai dengan mencari modal. Bank yang menyediakan pinjaman untuk merintis usaha pun menjadi salah satu pihak yang turut berkontribusi terhadap kesuksesan mereka. tapi ada resiko yang harus di tanggung jika meminjam uang di bank.

Berikut ini 5 kisah pengusaha UKM yang sukses, yang dapat menjadi inspirasi kita semua:

1. Bob Sadino

Almahrum Bambang Mustari Sadino alias Bob Sadino adalah salah satu contoh pengusaha sukses yang sebelumnya terseok seok ketika merintis bisnis. Sempat menjadi karyawan perusahaan berstatus badan usaha milik negara selama 9 tahun, Bob memutuskan keluar dari pekerjaan itu dan menjadi pengusaha. Sungguh keputusan yang sangat berani.

Tapi usahanya tak langsung sukses. Bisnis sewa mobil yang ditekuninya mandek. Dia terlibat kecelakaan ketika menyopiri mobil Mercedes-Benz yang dia sewakan, sehingga tak bisa melanjutkan usaha itu.

Bob kemudian menjadi buruh bangunan dengan upah harian yang minim. Tapi saat itu dia melihat ceruk bisnis lain. Mungkin kalian pasti tahu ? yah benar. Peternakan ayam. Peternakan ayam. Akhirnya, dengan modal pinjaman dari tetangganya yang merupakan purnawirawan militer yang tertarik dengan bisnis peternakan, Bob memulai usaha berdagang telur negeri.

Bob memasarkan sendiri telurnya dari rumah ke rumah para ekspatriat di sekitar tempat tinggalnya di Kemang, Jakarta Selatan. Dalam memasarkan produknya. Bob harus bekerja keras dan sabar. Tidak semudah membalikan telapak tangan dan pada akhirnya, berkat keuletannya, usahanya sukses dan dia mendirikan Kem-Chicks, supermarket terkenal yang menjual beragam produk pertanian dan peternakan.

2. Gibran Rakabuming

Nama Gibran Rakabuming yang lahir 1 oktober 1987 melejit setelah ayahnya, Joko Widodo, menjadi Gubernur DKI Jakarta dan kemudian Presiden Indonesia. Jokowi merupakan pebisnis mebel, tapi Gibran tak mau meneruskan bisnis itu. Dia malah ngotot mendirikan usaha sendiri di bidang katering dan wedding organizer.

Dia memulai bisnisnya dengan mencari pinjaman dari bank, karena ayahnya ingin dia mandiri. Dia menyodorkan tujuh proposal permohonan yang dikirim ke bank, hanya satu yang tembus.

Setelah  dia mendapatkan modal dia membangun Chili Pari. Mulanya dia hanya melayani pesanan dalam jumlah kecil. Namun kemudian dia mulai menangani order besar dengan jumlah tamu hingga ribuan orang.

Saat ayahnya menjabat Wali Kota Solo, dia tak mau melayani order dari pemerintah setempat karena khawatir dianggap bermain mata. Kini, setelah ayahnya hijrah ke Jakarta sebagai presiden, Gibran lebih leluasa menjalankan bisnisnya yang semakin meningkat. Alhasil, sekarang gibran di di pandang sebagai wirausahawan muda tersukses di indonesia.

3. Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti adalah pengusaha yang nyentrik dan tegas. Kesuksesannya merintis bisnis dari nol besar, yaitu di bidang perikanan dan penerbangan membuatnya dianggap layak menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan di era pemerintahan Joko-Widodo-Jusuf Kalla.

Susi hanya mengantongi ijazah SMP lantaran drop out saat SMA. Bu susi lebih memilih berbisnis sebagai pedagang pengepul ikan di Pangandaran ketimbang sekolah. Perhiasan yang ia miliki dia jual untuk memodali bisnis yang ia tekuni.

Bisnis perikanan Susi kian maju dari tahun ke tahun. Akhirnya, dengan meminjam dari bank, dia membeli sebuah pesawat untuk memudahkan pengangkutan produk lautnya yang kian baynyak. Kemudian dia menambah satu demi satu pesawat dan mendirikan maskapai Susi Air yang melayani carteran serta rute di pedalaman.

4. Sunny Kamengmau
Sunny Kamengmau adalah pria asal Nusa Tenggara Timur yang sukses menciptakan dan memasarkan tas merek Robita. Tas ini sangat populer di Jepang, bahkan di kalangan sosialita kelas atas di sana.

Sunny tak pernah lulus SMA. Bermodal nekat, dia pergi ke Bali untuk menjadi tukang sapu di sebuah hotel. Karena kinerjanya bagus, dia lalu diangkat menjadi hansip.

Saat bekerja di hotel itu, dia tekun belajar bahasa Inggris dan Jepang. Bahkan gaji pertamanya dia sisihkan sebagian untuk membeli kamus bahasa inggris dan jepang.

Saat bekerja di hotel itu kemudian bertemu dengan pengusaha asal Jepang yang memintanya memasok tas kulit ke Negeri Matahari Terbit itu. Namun usahanya tidak ujug-ujug sukses tidak semudah membalikan telapak tangan. Bahkan dia sempat nyaris kehilangan semua penjahit tas karena usahanya tak berkembang berkembang.

Pelan tapi pasti, dia memperkokoh usahanya hingga mampu merekrut 100 karyawan. Tasnya amat digemari kalangan jetset di Jepang. Tak hanya di Jepang, Kamengmau pun menargetkan menguasai pasar tas berkualitas di Indonesia. Negara yang ia cintai ini.
5. Reza Nurhilman

Reza Nurhilman adalah pemuda di balik populernya “keripik setan” Maicih. Berpikir out of the box, Reza memulai bisnis keripik singkong super pedas saat masih muda pada usia 23 tahun. Dia mendirikan UKM ini sendirian dengan bekerja sama dengan produsen keripik lokal di Bandung.

reza mengeluarkan modal awal Rp 15 juta, Reza memasarkan produknya dari mulut ke mulut dan memanfaatkan situs jejaring sosial Twitter. Dia lalu menerapkan pola keagenan yang disebutnya “jenderal” untuk lebih dapat menjangkau konsumen khalayak ramai.

Kesuksesan Maicih bahkan menginspirasi orang lain untuk membuat produk serupa. Ada yang menjadikan singkong sebagai bahan baku. Ada pula yang menjadikan bahan lain untuk dijadikan keripik, seperti ubi.

Yang paling menakjubkan adalah pengusaha keripik-keripik pedas itu rata-rata berusia muda, dan sukses. Mungkin mereka terinspirasi kreatifitas Reza dalam memasarkan Maicih hingga ke luar kota.

semoga cerita di atas bisa menginspiraasi kalian semua.
Terkadang saya sangat butuh kisah perjuangan pemberani yang menginspirasi diri saya. Saya menjadi lebih semangat dalam mencari jati diri. Mungkin sebagian dari anda juga begitu, yah manusiawi.

Saya akan berbagi cerita kepada para reader tentang kisah sukses pemgusaha muda di bidang bisnis IT. Apa dari kalian ada yang sejalan dengan para pemuda ini ?


Di usianya yang masih muda, yaitu 35 tahun. Dia dikenal sebagai salah satu pengusaha muda tersukses di Indonesia lewat forum komunitas online terbesar Tanah Air, KASKUS. Forum tersebut saat ini menjadi andalan publik maya, terutama anak muda untuk berbagi informasi, diskusi, hingga berbisnis jual beli. Sempat kuliah di Binus tahun 1998, Andrew melanjutkan kuliah di Seattle karena minimnya fasilitas teknologi informasi di dalam negeri kala itu. Biaya yang mahal memaksa Andrew harus mencari pemasukan sendiri sebagai web designer selama menempuh pendidikan. Tahun 1999, ia berhasil membangun KASKUS sebagai media informasi bagi orang Indonesia di luar negeri. Bermodal Rp30.000 ia mendirikan website tersebut bersama dua rekannya (Ronald dan Budi). Perkembangan awalnya sangat lambat (hanya dapat 3 anggota dalam seminggu). Barulah ketika internet semakin pesat di Indonesia, Andrew kembali ke Jakarta untuk mengelola situs tersebut di negara sendiri. Passion dan kerja kerasnya di dunia komputer online membuat Kaskus kini bisa mendapatkan ratusan anggota baru per hari. Sungguh mengaguman jika kita melihat perjuangan anak muda indonesia yang antusias menganggkat harga diri indonesia di mata dunia.



Pemuda inilah yang membawa angin sepoi sepoi dunia travelling digital Tanah Air. Ketika usianya baru 23 tahun, Ferry mulai berpikir untuk mengambil lebih banyak risiko selagi muda. Coba kalian bayangkan ? saat anda umur 23 apa tantangan yang berhasil anda ambi ? Minatnya terhadap dunia IT sudah ada sejak lama. Ia pun melanjutkan kuliah ilmu komputer di Purdue University. Sempat bekerja di Microsoft-Seattle, masa kuliah sambil kerjanya itu kerap kali disulitkan dengan urusan penerbangan ke kampus, kantor, dan kampung halaman di Indonesia. Kesulitan ini mendorong Ferry mencari solusi yang menjadi cikal bakal lahirnya Traveloka. Tahun 2012, Traveloka resmi berdiri sebagai situs pencarian dan pembanding harga tiket pesawat. Kepiawaian Ferry dan timnya dalam membaca tren pasar membuatnya berhasil mengembangkan Traveloka sebagai agen travel online yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat dan booking hotel terbesar di Indonesia hanya dalam waktu 3 tahun sejak didirikan.sungguh fantastis jika di lihat sekarang.


DI usia yang masih muda yaitu 32 ,Namanya semakin melambung tinggi terutama sejak Tokopedia (situs jual beli terbesar di Indonesia) yang didirikannya mendapat modal dari investor asing hingga 1,2 triliun tahun 2014 lalu. Sebelum berhasil mengibarkan kejayaan Tokopedia, pria kelahiran  tahun 1981 ini sempat menjadi pegawai, bahkan penjaga warnet di sela-sela waktu kuliahnya. William magang menjaga warnet supaya bisa puas internetan gratis. Waktu kerjanya tersebut membuatnya sering bolos. Ia baru lulus kuliah tahun 2013. Selama rajin internetan, William kerap kali melihat kasus penipuan online di forum jual beli. Ia ingin membantu para korban dan meyakini bahwa seharusnya penipuan bisa ditekan oleh situs penyedia layanan yang ia miliki. Pemikiran itulah yang menjadi cikal bakalnya mendirikan toko online profesional terbesar yang kini sukses dengan visi misi “Membangun Indonesia lebih baik (melalui internet)”. Keberhasilannya membawa Tokopedia berkembang pesat tak pelak membuat banyak orang menjulukinya “Jack Man of Indonesia”.
sungguh keren bukan ?

Kesimpulan
Saya percaya bahwa apa dilakukan di usia muda sangat menentukan kesuksesan. Pengusaha muda memiliki banyak kelebihan untuk dapat menyempurnakan kesuksesannya itu. Memulai usaha sendiri sedini mungkin akan membuat kesuksesan lebih bertahan lama. 3 Kisah sukses pengusaha muda di atas dapat menjadi contoh inspiratif. Kemandirian dalam menghadapi masalah memang merupakan salah satu amunisi terbaik untuk mendorong orang giat berusaha dalam berbisnis. Jika kalian masih muda, tolong jangan sia siakan waktu kalian. Sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk sukses. contohnya saja pendiri KFC ini yang sukses di usia manula setelah pensiunan tentara.

Nama Kolonel Sanders pasti tidak terdengar asing lagi di telinga kita. Ya, Ia adalah pendiri Kentucky Fried Chicken (KFC) yang sangat terkenal itu. Menurutmu, bagaimana ia bisa seterkenal seperti sekarang ini?coba bayangkan? Apakah ia lahir di keluarga kaya yang memungkinkannya untuk mewujudkan segala cita-citanya dengan mudah? Atau ia adalah orang yang beruntung begitu saja tanpa melakukan kerja keras? Mungkin ada banyak orang yang berpikir seperti itu. Tetapi cerita sesungguhnya sangatlah jauh dari yang kita bayangkan kawan.

 Pensiunan Tentara, Jadi Orang Terkaya di Usia Tua.Kolonel Harland Sanders lahir pada tanggal 9  September 1890 di Henryville, Indiana,  Amerika Serikat. Pada usia 6 tahun, ayahnya  meninggal dan Ibunya sudah tidak mampu  bekerja lagi sehingga Harland muda harus  menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3  tahun. Dengan kondisi ini ia harus memasak  untuk keluarganya. Di masa ini dia sudah mulai  menunjukkan kebolehannya. Pada umur 7 tahun  ia sudah pandai memasak di beberapa tempat  memasak. Pada usia 10 tahun ia mendapatkan  pekerjaan pertamanya di dekat pertanian dengan  gaji 2 dolar sebulan. Selepas itu, ia berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun. Pertama, sebagai tukang parkir pada usia 15 tahun di New Albany, Indiana dan kemudian menjadi tentara yang dikirim ke Kuba. Setelah Ia menjadi pensiunan Angkatan Darat Amerika, Ia hanya hidup dari tunjangan hari tuanya. Hari demi hari, uang tunjangan itu semakin menipis. Ia lalu berpikir tentang apa yang dapat Ia lakukan untuk orang lain. Lalu jawaban pertama yang Ia dapatkan adalah menawarkan resep ayam goreng yang Ia punya. Temannya menyukai ayam goreng buatannya, dan Ia berpikir bahwa resep ayam goreng itu juga akan disukai oleh banyak orang. Akhirnya, pada usia 65 tahun, Ia mulai menawarkan resep itu ke restoran-restoran. Akan tetapi, banyak orang yang menertawakan dan menolaknya. Berapa kali Kolonel Sanders ditolak? Ia pernah ditolak sekitar 1009 kali! Ia berjuang selama 2 tahun menjelajahi Amerika dengan mobil tuanya. Tidur di mobil, dan bangun di pagi hari dengan kondisi siap untuk menawarkan resepnya pada restoran baru. Dan akhirnya, idenya diterima dengan sukses besar!! Ia telah mendengar 1009 kata "Tidak" sebelum akhirnya Ia mendengar kata "Ya". Pemenang bukanlah orang yang tidak pernah gagal, melainkan mereka tidak pernah menyerah. Saat ini, KFC telah memiliki lebih dari 18000 outlet yang tersebar di 120 negara dengan penghasilan 15 miliar dollar Amerika setiap tahunnya. KFC telah berkembang menjadi salah satu bisnis waralaba yang paling menguntungkan di seluruh dunia.Termasuk indonesia juga sudah merata bisnis waralaba ini. Pensiunan Tentara, Jadi Orang Terkaya di Usia Tua

Baca juga : Bisnis waralaba paling menguntungkan 2016
Kisah nyata ini ditulis oleh satu orang dosen ITB bernama Rinaldi Munir berkenaan seseorang kakek yg tak gentar berjuang buat hidup bersama mencari nafkah dari hasil berjualan amplop di Tempat Ibadah Salman ITB. Jaman kini amplop bukanlah sesuatu yg amat dibutuhkan, tak jarang kakek ini tak laku jualannya & pulang bersama tangan hampa. Silahkan kita simak kisah “Kakek Bakul Amplop di ITB”.

Tiap-tiap menuju ke Tempat Ibadah Salman ITB utk shalat Jumat aku senantiasa menonton satu orang Kakek lanjut usia yg duduk terpekur di depan dagangannya. Dirinya jual kertas amplop yg telah dibungkus di dalam plastik. Sepintas barang jualannya itu terasa “aneh” di antara pedagang lain yg memenuhi pasar kaget di seputaran Jalan Ganesha tiap-tiap hri Jumat. Pedagang di pasar kaget kebanyakan berjualan makanan, baju, DVD bajakan, barang mainan anak, sepatu & beberapa-barang asesori yang lain. Pasti agak aneh dirinya “nyempil” sendiri jual amplop, barang yg tak terlampaui dibutuhkan kepada era yg serba elektronis seperti kini.
Musim kejayaan pengiriman surat dengan cara konvensional telah berlalu, tetapi Kakek itu konsisten jual amplop. Bisa Saja Kakek itu tak mengikuti perkembangan era, lebih-lebih perkembangan tehnologi berita yg serba langsung & instan, maka dirinya pikir masihlah ada orang yg membutuhkan amplop utk berkirim surat.

Kedatangan Kakek lanjut usia dgn dagangannya yg tak laku-laku itu memunculkan rasa iba. Siapa sih yg ingin membeli amplopnya itu? Tak satupun orang yg melalui menuju tempat ibadah tertarik utk membelinya. Dulu lalang orang yg bergegas menuju tempat ibadah Salman seolah tak mempedulikan kedatangan Kakek lanjut umur itu.

Tempo Hari dikala hendak shalat Jumat di Salman aku menonton Kakek sepuh itu lagi sedang duduk terpekur. Aku telah berjanji dapat membeli amplopnya itu usai shalat, walaupun sebenarnya aku tak terlampaui membutuhkan benda tersebut. Yach, sekedar mau menopang Kakek itu melariskan dagangannya. Seusai shalat Jumat & hendak kembali ke kantor, aku menghampiri Kakek tadi. Aku bertanya berapa harga amplopnya dalam satu bungkus plastik itu. “Seribu”, jawabnya dgn nada lirih. Oh Tuhan, harga sebungkus amplop yg isinnya sepuluh lembar itu cuma seribu rp? Duit segede itu cuma lumayan buat membeli dua gorengan bala-bala kepada pedagang gorengan di dekatnya. Duit seribu rp yg tak terlampaui berarti bagi kita, tapi bagi Kakek lanjut umur itu benar benar berarti. Aku tercekat & berikhtiar menahan air mata keharuan mendengar harga yg teramat murah itu. “Saya beli ya pak, sepuluh bungkus”, kata aku.

Kakek itu kelihatan gembira lantaran aku membeli amplopnya dalam jumlah tidak sedikit. Ia memasukkan sepuluh bungkus amplop yg isinya sepuluh lembar per bungkusnya ke dalam second kotak amplop. Tangannya tampak bergetar saat memasukkan bungkusan amplop ke dalam kotak.

Aku tanya kembali mengapa dirinya jual amplop semurah itu. Padahal apabila kita membeli amplop di warung tak bisa saja bakal seratus rp satu. Dgn duit seribu kemungkinan cuma bakal lima buah amplop. Kakek itu menunjukkan terhadap aku lembar kwitansi pembelian amplop di toko grosir. Tercatat di kwitansi itu nota pembelian 10 bungkus amplop surat senilai Rp7500. “Kakek hanya ambil sedikit”, lirihnya. Menjadi, beliau cuma membawa keuntungan Rp250 utk satu bungkus amplop yg isinya 10 lembar itu. Aku menjadi terharu mendengar jawaban jujur si Kakek lanjut umur. Kalau pedagang nakal ‘menipu’ harga dgn menaikkan harga menjual maka keuntungan berlipat-lipat, Kakek lanjut umur itu cuma membawa keuntungan yg tak seberapa. Andaipun terjual sepuluh bungkus amplop saja keuntungannya tak hingga utk membeli nasi bungkus di tepi jalan. Siapalah orang yg ingin membeli amplop banyak-banyak terhadap era kini? Dalam sehari belum pasti laku sepuluh bungkus saja, terlebih utk dua puluh bungkus amplop biar akan membeli nasi.

Sesudah selesai aku bayar Rp10.000 buat sepuluh bungkus amplop, aku kembali menuju kantor. Tak lupa aku selipkan sedikit duit lebih untuk Kakek lanjut umur itu utk membeli makan siang. Si Kakek lanjut umur menerima duit itu dgn tangan bergetar sambil mengucapkan makasih dgn nada nyaris menangis. Aku cepat bergegas bertolak meninggalkannya sebab mata ini telah tak tahan utk meluruhkan air mata. Sambil terjadi aku teringat status satu orang kawan di fesbuk yg bunyinya begini : “Kakek-Kakek lanjut usia menjajakan barang dagangan yg tidak laku-laku, ibu-ibu lanjut usia yg duduk tepekur di depan warungnya yg senantiasa sepi. Carilah alasan-alasan buat membeli barang barang dari mereka, walaupun kita tak membutuhkannya disaat ini. Janganlah senantiasa beli barang di mal-mal & toko-toko yg nyaman & lengkap….”.

Si Kakek lanjut umur bakul amplop yaitu salah satu dari mereka, adalah para pedagang kaki lima yg barangnya tak laku-laku. Kiat paling enteng & sederhana utk menopang mereka yaitu bukan berikan mereka duit, namun belilah jualan mereka atau pakailah jasa mereka. Meski barang barang yg dipasarkan oleh mereka sedikit lebih mahal daripada harga di mal & toko, tapi bersama membeli dagangan mereka insya Allah lebih tidak sedikit barokahnya, sebab dengan cara tak serentak kita sudah menolong kelangsungan business & hidup mereka.

Dalam pandangan aku Kakek sepuh itu lebih terhormat daripada pengemis yg berkeliaran di tempat ibadah Salman, meminta-minta pada orang yg melalui. Para pengemis itu mengerahkan anak-anak buat memancing iba para pejalan kaki. Namun si Kakek lanjut usia tak ingin mengemis, dia masihlah kukuh berjualan amplop yg keuntungannya tak seberapa itu.

Di kantor aku amati lagi bungkusan amplop yg aku beli dari si Kakek lanjut umur tadi. Barangkali benar aku tak terlampaui membutuhkan amplop surat itu disaat ini, tapi duit sepuluh ribu yg aku keluarkan tadi teramat dibutuhkan si Kakek lanjut usia.

Kotak amplop yg berisi 10 bungkus amplop tadi aku simpan di segi meja kerja. Siapa tahu kelak aku dapat memerlukannya. Kemungkinan kepada hri Jumat pekan-pekan setelah itu aku bakal menyaksikan si Kakek lanjut umur berjualan kembali di sana, duduk membayangkan di depan dagangannya yg tidak laku-laku.

Silahkan kita bersyukur sudah diberikan kebolehan & nikmat yg lebih daripada kakek ini. Pasti saja syukur ini dapat menjadi sekedar basa-basi jikalau tidak dengan aksi nyata.
Memotivasi adalah salah satu trik yg bisa terbilang manjur utk menyemangati diri sendiri utk jadi lebih baik &berhasil tentunya. Memotivasi ini sangat banyak mengandung makna kehidupan yg memang nyata. Memotivasiini dapat diperlukan utk penyemangat dalam seluruh aspek baik utk menyemangati bekerja bagi kamu yg bekerjabiar lebih giat & berprestasi ataupun motivasi utk konsisten menggali ilmu jadi yg paling baik & berwawasan tinggi buat para pelajar. ucapan memotivasi benar-benar amat dibutuhkan buat memacu diri. 

Salah satu memotivasi yg tidak sedikit ketika ini merupakan memotivasi utk usaha. Business ialah salah satu trickkita buat menuju satu buah keberhasilan meskipun usaha terkadang mengalami pasang surut, di dikala usahasurut tentunya dapat merasakan putus asa ataupun menyerah disitulah terkadang ucapan memotivasi usahateramat digunakan. Bersama adanya memotivasi usaha ini kamu dapat terpacu utk jadi tambah baik dari diawal mulanya & menghindari hal-hal yg menciptakan kamu jatuh supaya tak terulang kembali. Memotivasi benar-benarteramat mutlak, seluruh orang tentu membutuhkan sebuah memotivasi di dalam kehidupannya. 

Berikut ini ada sekian banyak kumpulan kata kata memotivasi business yg teramat keren & dapat memacu dirikamu buat jadi tersangka usaha yg baik & hebat maka keberhasilan di puncak dapat menghampiri diri kamu : 

jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin meguras waktu dan tenaga

Kemenangan dari sebuah kesuksesan sudah setengah dimenangkan ketika seseorang mencapai kebiasaan bekerja.

Ketika anda mendapatkan kesuksesan yang besar, dua hal terjadi. Yang pertama, kita mulai mengambil kesuksesan sebagaimana adanya. Yang kedua, kita lupa bagaimana caranya meraih kesuksesan itu. Kesuksesan diraih dengan kerja keras yang luar biasa dan dendam terhadap kompetisi yang ketat.

Orang-orang gagal bukan karena mereka bodoh, namun karena mereka tidak punya cukup semangat.

Saya diciptakan untuk bekerja. Jika anda sama-sama tekun, anda akan sama-sama sukses.

Saya pikir orang yang mengambil sebuah pekerjaan hanya untuk bertahan hidup -katakanlah, hanya untuk mendapatkan uang- telah membuat dirinya menjadi seorang budak.

Saya tahu harga kesuksesan: dedikasi, kerja keras, ketaatan yang tak kunjung padam kepada hal-hal yang ingin anda lihat dapat terjadi.

Sebagian besar orang ‘pintar’ sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang ‘bodoh’ tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha

Semakin keras saya bekerja, maka saya semakin beruntung.

Sukses adalah…mengetahui tujuan Anda dalam hidup,tumbuh mencapai potensi maksimum Anda, dan menaburkan benih-benih yang menguntungkan orang lain.

Tidak Sedikit sekali kata kata memotivasi usaha yg sebenarnya ada, ucapan memotivasi usaha di atas hanyalahsekian banyak saja. Tetapi yg terpenting di dalam kata kata memotivasi usaha ialah adanya kemaun diri yg kuatutk senantiasa menjalani usaha bersama baik & benar. Dikarenakan walau kamu mengikuti tidak sedikit seminarmemotivasi usaha ataupun dikasih memotivasi senantiasa, kalau diri sendiri tidak akan sehingga factor tersebutbakal percuma. Mudah-mudahan sekian banyak kata kata memotivasi business di atas bakal berguna bagi dirikamu khususnya utk memotivasi usaha yg kamu laksanakan sekarang.
Kisah Inspirasi Pengusaha Tidak Punya E-mail- Ada sebuah cerita tentang seorang lelaki yang melamar pekerjaan sebagai office- boy di istana. Staf istana mewawancarai dia dan memberi tugas membersihkan lantai sebagai tesnya.

"Kamu diterima," katanya. "Berikan alamat e- mailmu dan saya akan mengirim formulir untuk diisi dan pemberitahuan kapan kamu mulai kerja."


Lelaki itu menjawab, "Tapi saya tidak punya komputer, apalagi e-mail."

"Maaf," kata staf itu. "Kalau kamu tidak punya e-mail, berarti kamu tidak hidup dan tidak bisa diterima bekerja."

Lelaki itu pergi dengan harapan kosong. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan hanya dengan sedikit uang di dalam kantongnya. Setelah berpikir panjang, ia memutuskan untuk pergi ke pasar & membeli 10 kg tomat. Ia menjual tomat itu dari rumah ke rumah (door-to-door).

Kurang dari 2 jam, dia berhasil melipat gandakan modalnya. Dia melakukan pekerjaan ini tiga kali, dan pulang dengan membawa uang yang cukup untuk hidup beberapa hari. Dia pun tersadar bahwa dia bisa bertahan hidup dengan cara ini.

Ia mulai pergi bekerja lebih pagi dan pulang lebih larut. Uangnya menjadi lebih banyak 2x sampai 3x lipat tiap hari. Dia pun membeli gerobak, lalu membeli truk, dan akhirnya ia memiliki armada kendaraan pengiriman sendiri.

Lima tahun kemudian, lelaki yang tekun dan pekerja keras itu sudah menjadi salah satu pengusaha makanan terbesar. Ia mulai merencanakan masa depannya bersama keluarga dan memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa.

Ia menghubungi broker asuransi. Sang broker pun menanyakan alamat e-mailnya. Lelaki itu menjawab, "Saya tidak punya e-mail."

Sang broker bertanya dengan penasaran,"Ah anda pasti bercanda, mana mungkin anda bisa sesukses ini kalo e-mail pun anda tak punya?". Lelaki itu menjawab, "Ya saya memang tidak pintar, tapi saya telah membangun ini semua dengan impian dan kerja keras".

"Anda tidak punya e-mail, tapi sukses membangun sebuah usaha besar. Bisakah Anda bayangkan, sudah jadi apa Anda kalau punya e-mail?"

Lelaki itu menjawab, "Ya, saya akan menjadi office boy di istana"

Sungguh sangat berani sekali dengan keputusan yang ia ambil. Sahabat-sahabat yang bijaksana, kisah inspirasi ini mengingatkan kita bahwa jangan pernah jadikan keterbatasan yang orang lain ukurkan kepada anda sebagai suatu tolak ukur keberhasilan hidupmu.

Sukses tidak didapatkan karena kita lebih mengetahui sesuatu daripada orang lain, melainkan karena kita TELAH melakukan sesuatu yang tidak orang lain ketahui.
Kisah Inspirasi Pengusaha Tidak Punya E-mail
terimakasih, semoga ini bisa bermanfaat bagi para calon pengusaha sukses.
Tobat dari Riba, Hutangpun Sirna!!
Dalam sebuah majelis yang dikelola oleh PengusaMuslim.com ada sebuah pertanyaan yang diajukan oleh member sebagai berikut:

Assalaamu’alaikum warahmatullah.

Ustadz yang saya hormati,
Akhir-akhir ini saya beserta istri sedang galau. Ceritanya begini. Saya seorang pegawai yang bekerja di instansi pemerintah yang alhamdulillah telah beristri (Insya Allah) salehah dan Allah mengaruniakan kami 5 orang anak.

3 tahun yang lalu kami meneken akad kredit pada salah satu bank pemerintah dengan nominal lumayan besar untuk mendaftar haji 2 orang (saya dan istri) dengan perhitungan ketika tahun pemberangkatan haji, hutang kami telah lunas.

Setelah kami banyak membaca dan belajar hukum Islam, kami meyakini bahwa kami telah menanggung dosa riba (astaghfirullah). Kami kemudian berusaha keluar dari belitan dosa riba, diantaranya dengan keluar dari Koperasi (KPRI) dan sekarang mencoba keluar dari kubangan riba yang lain, yakni hutang kami ke bank tersebut, dengan cara kami berencana menjual barang-barang yang kami miliki, namun menurut hitung-hitungan saya tidak akan mencukupi untuk melunasi hutang tersebut, sedangkan apabila mencari pinjaman kepada Saudara tidak mungkin mengingat semua keluarga kami dalam kondisi ekonomi yang alhamdulillah pas-pasan.

Apakah saya harus menjual sebidang tanah yang saya miliki agar dapat melunasi hutang kami? (Saya memiliki sebidang tanah yang apabila dijual mungkin hampir dapat melunasi hutang).
Demikian, mohon solusinya. Terima kasih.

Wassalaam,
Hamba Allah-Purbalingga, Jawa Tengah.

Tanggapan dari ikhwan member milis PM-Fatwa:

Bismillah ,sekedar berbagi pengalaman tentang terjerat riba.  Pengalaman bapak pernah saya alami sebelumnya dan saya selain hutang riba juga terjerat kartu kredit sampai 11 kartu. Setelah saya mengikuti pengajian sana sini dan membaca buku akhirnya saya bertobat dari riba. Karena riba membuat hidup kita merasa hina dikejar kejar hutang dan debitur.

Walaupun orang lain melihat kehidupan kita punya mobil ,rumah besar dll. tapi semua itu hasil riba. Dan itu semua tidak akan membawa berkah dan ketenangan bagi hidup kami. Maka akhirnya saya sekeluarga bertobat untuk menghindari riba dan kartu kredit.

Akhirnya saya jual semuanya yang saya miliki mobil, trayek jemputan, rumah, motor dan semua yang saya miliki dari hasil riba saya jual guna menutupi hutang-hutang riba. Saya mulai dari kehidupan dasar lagi dengan mengontrak rumah kecil di area pesantren karena anak-anak kami sekolah di pesantren .

Dengan keikhlasan kita dan benar-benar taubat, maka Allah mengabulkan permintaan saya sekeluarga. Dan saat itu pula setelah saya jual semua yang saya punyai dari hasil riba, saya dapat panggilan kerja ke Saudi arabia di sebuah perusahaan perminyakan. Dan akhirnya saya sekeluarga hijrah ke Saudi Arabia sampai sekarang. Dan Alhamdulilah, Allah kembalikan harta kami dengan segala kelebihannya dan saya sekeluarga bisa pergi haji bersama setelah tinggal satu tahun di Saudi. Alhamdulillah, semuanya dimudahkan segala urusan saya sekeluarga serta bisa melunasi semua hutang-hutang riba dan kartu kredit. Dan yang membuat saya sangat bahagia adalah tempat kerja sekarang dekat dengan Mekkah dan Madinah, sehingga tiap bulan kami bisa umroh .

Inilah kisah pengalaman saya yang terjerat riba semoga Bapak sekeluarga tidak usah ragu untuk menutup hutang riba, pertolongan Allah sangat cepat

Wassalamualaikum

Dari Bpk Edi di Saudi Arabia

(sumber : https://pengusahamuslim.com/4463-cara-melunasi-hutang-riba-kisah-inspiratif.html)
Langkah Berani bisnis pancake- Mungkin sebagian dari anda sudah tahu bahkan menekuni ini, yaitu bisnis MLM. Pasive Income dengan penghasilan puluhan juta rupiah perbulan, reward jalan-jalan manca negara, Mobil mewah, Rumah megah dan aneka reward lainnya yang diberikan secara gratis oleh perusahaan-perusahaan MLM kepada para distributor yang berprestasi membuat banyak orang tergiur dan memutuskan untuk bergabung membangun bisnisnya diperusahaan Multi Level Marketing (MLM) sebagai Distributor Aktif dengan menjaring New Member sambil memasarkan produk-produknya.

Subakti pria asal Medan adalah mantan distributor aktif di salah satu perusahaan MLM besar Indonesia asal China. Pada akhirnya setelah 5 tahun dibisnis MLM tersebut dia harus tinggalkan hanya untuk mengejar profesi baru yaitu menjadi penjual goreng. Ya.. Penjual Goreng. Pasalnya, pada waktu itu Bakti mendengar ceramah ustadz di salah satu program TV tentang bentuk-bentuk muamalah yang dilarang dan diperbolehkan dalam syariat Islam. Dalam penjelasan Ustadz tersebut ternyata ditemukan ada beberapa bentuk jenis transaksi yang tidak sesuai dengan syariat Islam dari bisnis MLM. Dari sanalah dia terus mencari informasi dengan duduk di majelis ilmu dan membeli buku-buku fikih dan muamalah kontemporer untuk menggali tentang hukum seputar bisnis MLM yang ia jalani itu. Akhirnya dia dapati, ternyata memang didalam prakteknya ada beberapa bentuk transaksi yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

Lelaki yang baru menginjak 30 tahun ini mulai melakukan koreksi tentang muamalah yang sedang dijalaninya, termasuk pada waktu itu usaha yang dia kelola berupa lembaga kursus komputer dan jasa service komputer yang menggunakan software bajakan. Yang ternyata hal itu tidak diperbolehkan dalam Islam. Hal tersebut membuat bimbang dan keraguan pada kehalalan usahanya tersebut. Akhirnya ditengah keraguan itu dia mendapati sebuah hadis yang berbunyi,

“Sesungguhnya yang halal itu jelas, sebagaimana yang haram pun jelas. Di antara keduanya terdapat perkara syubhat -yang masih samar- yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Barangsiapa yang menghindarkan diri dari perkara syubhat, maka ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Barangsiapa yang terjerumus dalam perkara syubhat, maka ia bisa terjatuh pada perkara haram. Sebagaimana ada pengembala yang menggembalakan ternaknya di sekitar tanah larangan yang hampir menjerumuskannya. Ketahuilah, setiap raja memiliki tanah larangan dan tanah larangan Allah di bumi ini adalah perkara-perkara yang diharamkan-Nya.” (HR. Bukhari no. 2051 dan Muslim no. 1599)

Dan saat itu juga dia yakinkan untuk beralih profesi dan Hijrah dari Kabupaten kecil Labuhan Batu, Rantau Prapat ke kota besar Medan, tepatnya Deli Serdang. Semua komputer dan perangkat beserta izin penyelenggaraan kursus pun dijual semua, dan hasil penjualan tersebut ia gunakan untuk melunasi hutang-hutang riba mudharabah. Diapun mengawalinya dengan berjualan gorengan.

“Berbekal hanya dengan uang 500 ribu rupiah saya beranikan hijrah bersama istri dan dua orang anak ke kota Medan dan tinggal sementara dirumah mertua untuk membangun usaha yang lebih berkah yaitu dengan jualan gorengan.”kata pak subakti.

Tapi tenyata tidak semudah membalikkan telapak tangan ,berjualan gorengan pun tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Akhirnya bermacam usaha terus dia lakoni dari jualan gorengan berubah jadi jual bubur kacang hijau, berganti lagi jual keripik dan rempeyek kacang, pernah juga bakso bakar, singkong gaul dan yang terakhir jual lontong dan nasi gurih. Setelah menjalani semua usaha baru tersebut bukan malah keuntungan yang dia dapatkan, tapi malah hutang pun  bertambah. hutang menumpuk dimana mana.

Alhasil, dia terpaksa harus mengirit makanan sehari-hari. Bahkan dia sering memakan sebungkus mie instan, itupun harus dibagi bersama empat anggota keluarganya.

“Kadang kami makan dengan mie instant satu bungkus dibagi empat orang. Dan Bukan hanya sekali kondisi seperti ini saya alami, bahkan sering hampir setiap hari diawal hijrah dulu.”

“Di saat kondisi seperti itu sering merasa down itu muncul, namun kembali tegar semangat dan bersyukur ketika ternyata ada orang yang lebih parah kondisinya dari saya pada waktu itu. Diluaran sana banyak orang-orang yang kelaparan berhari-hari tidak makan. Hal inilah yang menjadikan saya tegar melewati setiap kondisi down.” Ujar pria yang mengaku hanya tamatan SMK Otomotif ini.

perjuangannya belum cukup sampai disini, diapun mulai beralih kepenjualan online beberapa produk pakaian batik, kaos, herbal dll. Sampai akhirnya dia juga ikut memasarkan produk khas makanan medan yaitu daging durian beku dan pancake durian Medan. Dari sinilah dia memulai mendapatkan keuntungan penjualan walaupun tidak banyak.

“Alhamdulillah dari hasil ini cukup untuk menafkahi anak istri.”  Sebut Bakti

Belajar dari pengalaman teman-teman KPMI Medan melalui Group WA (whatsapp) dalam merintis usaha, pada awal bullan Januari 2015 ia memutuskan untuk membagun usaha sendiri dengan menjadi produsen pancake durian dan supplier durian beku.

Waktu awal dari hasil penjualan online dia mampu menyisihkan uang sebesar 1,6 juta. Uang ini ia gunakan untuk membeli freezer bekas seharga 1,3 juta. Setelah dapat Freezer, dia langsung promosi via media sosial dan langsung mendapatkan order senilai 3 juta rupiah, kemudian uang itu ia gunakan lagi untuk produksi pancake durian buatan sendiri.

“Awalnya saya berikan diskon khusus dengan kesepakatan order, transfer, produksi, kirim barang kepada calon pelanggan. Pada waktu itu akhirnya saya dapatkan order senilai 3 jutaan rupiah. Uang inilah yang saya gunakan untuk membeli bahan baku dan peralatan. Produksi pertama saya panggil koki untuk mengolah pancake durian tersebut sehingga kami juga bisa belajar untuk memproduksinya sendiri.”

Bakti sangat sadar, tidak ada jalan yang mulus mengawali bisnis ini. Beragam keluh kesah pun ia terima dari pelanggan. Namun dari komplain tersebut dia terus belajar memperbaiki kualitas dan pelayanan yang ia miliki. Yang pada akhirnya bisa mempekerjakan beberapa orang karyawan. Dan omsetnya makin melejit bak rasa durian yang legit, dia mengklaim mampu menghasilkan sekitar 300 juta perbulan. Kini dari usahanya Bakti bisa membangun tempat tinggal sendiri tanpa nebeng mertua lagi.

“Alhamdulillah, 5 bulan berjalan usaha ini, saya bisa membangunkan tempat tinggal kecil untuk anak istri. Sekarang setelah 10 bulan berjalan kami memiliki lebih dari 70 reseller diseluruh Indonesia. Dan beberapa orang Agen serta marketing pemasaran di medan. Omset bulanan penjualan online kami saat ini mencapai 150-300 juta, dengan Profit rata-rata 10-25%.” Kata pria yang hobi membaca ini.

Selain menjadi produsen pancake durian dikota Medan, Ia juga mensupply daging durian beku dan Durian Kupas (durian biji) keseluruh Indonesia. Ia juga memproduksi olahan durian lainnya seperti yang baru-baru ini adalah Hotcool durian karyanya sendiri.

Saat ini ia lebih menfokuskan  penjualan online dengan pengiriman port to port (cargo bandara) melalui situsnya. Untuk mengembangkan usahanya dia membuka peluang bagi yang ingin menjadi reseller dengan syarat mudah. Cukup melakukan order pancake durian atau durian beku dengan jumlah minimal order. Dan bersedia mengambil paket kiriman langsung di cargo di bandara. persyaratan yang mudah bukan ?

 terimakasih, semoga bermanfaat
Langkah Berani bisnis pancake
               Bagi para pebisnis angkatan tahun 70an, siapa yang tak kenal dengan sosok Soedono Salim atau yang lebih juga dikenal dengan nama Liem Sioe Liong? Sosok yang satu ini merupakan salah satu tokoh inspiratif di bidang bisnis. Semangat dan kerja kerasnya membuat ia merajai dunia bisnis di kawasan Indonesia bahkan Asia. mungkin Anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai cerita hidup seorang Liem Soe Liong? mari kita simak bersama.

Liem Sioe Liong lahir di Tiongkok pada tanggal 19 Juli 1916. Ia merupakan keturunan Tionghoa asli (tidak memiliki darah dari keturunan Indonesia). liem sioe liong muda saat itu tertarik dengan ajakan sang kakak, Liem Sioe Hie yang sudah terlebih dahulu merantau ke Asia Tenggara, tepatnya Indonesia. Sang kakak yang sudah sampai dan menetap di Kudus kemudian mengirim surat untuk memberitahu Sioe Liong mengenai keadaan Indonesia yang kaya akan hasil bumi, perkebunan dan harta-harta karun yang ditimbun bangsa Eropa.

Dengan berbekal harapan akan penghidupan yang lebih baik, Sioe Liong muda nekat pergi merantau ke Indonesia dengan menaiki kapal dagang Belanda di sebuah pelabuhan kecil bernama Fukien.Perjalanan menuju Indonesia bukan tanpa halangan.Banyak penumpang kapal yang tak selamat sampai tujuan karena jarak tempuh yang memakan waktu 1 bulan serta kemungkinan badai besar yang dapat menenggelamkan kapal yang ia tumpangi.


Kota Kudus, Awal Kehidupan Baru Bagi Sioe Liong di indonesia

Sioe Liong muda akhirnya sampai ke kota Kudus setelah berlayar selama satu bulan. Saat itu kudus merupakan salah satu kota penghasil rokok terbesar di Indonesia. Tak heran bila kota Kudus kala itu menjadi pusat industri rokok yang membutuhkan banyak pasokan tembakau dan cengkeh dalam jumlah besar. Peluang ini kemudian membuat Sioe Liong menawarkan diri untuk menjadi tim supplier cengkeh. Ia lantas dikenal sebagai seorang supplier cengkeh yang handal dan pandai memanfaatkan peluang bisnis yang ada.

Tak jarang pula ia menyelundupkan cengkeh melalui wilayah jalur Maluku, Sumatera, Sulawesi atau Singapura agar keuntungan yang diperolehnya semakin berlipat ganda. Sioe Liong dapat mengantongi keuntungan yang besar dari bisnis cengkeh. Keuntungan ini kemudian ia manfaatkan untuk membeli bahan tekstil murah dari Shanghai dan dijual kembali di Indonesia.

Kota Kudus tidak hanya menjadi tempat mencari nafkah dan penghidupan bagi seorang Liem Sioe Liong. Di kota itu pula ia mengenal seorang perempuan asal daerah Lasem. Perempuan itu bernama Lie Las Nio (Lilani). Ia merupakan keturunan keluarga berada dan sedang menuntut ilmu di sekolah Belanda Tionghoa. Sioe Liong yang jatuh hati pada Lilani kemudian memberanikan diri untuk melamar kepada orang tua Lilani saat itu.

Orang tua sang pujaan hati awalnya tak setuju karena takut putrinya akan dibawa ke Cina. Apalagi bila melihat gaya Sioe Liong yang sangat oriental. Namun akhirnya, Sioe Liong dapat meyakinkan sang calon mertua dan ia mendapatkan restu untuk meminang Lilani. Pesta pernikahan yang meriah selama 12 hari menjadi salah satu bukti kesungguhan cinta Sioe Liong pada Lilani. Dari Lilani, Sioe Liong memperoleh tiga anak laki-laki dan satu anak perempuan yang diberi nama Albert Salim, Andre Salim, Anthony Salim dan Mira Salim.

Masa-Masa Keemasan Sioe Liong

Seiring dengan berjalannya masa pemerintahan Order Baru, perjalanan karir Sioe Liong di bidang bisnis juga berkembang pesat. Bersama dengan ketiga rekannya, Sudwikatmono, Djuhar Sutanto (Lin Wen Chiang) dan Ibrahim Risjad, Sioe Liong mendirikan CV Waringin Kentjana. Keempat sahabat yang dikenal dengan julukan The Gank of Four ini kemudian bahu membahu membuka perusahaan tepung terigu yang diberi nama PT. Bogasari di tahun 1970 dengan modal awal yang berasal dari pinjaman pemerintah kala itu.

Bogasari merupakan sebuah perusahaan yang sangat istimewa. Selain memonopoli 2/3 pasar tepung terigu di Indonesia, Bogasari juga memiliki fasilitas pelabuhan pribadi dengan kapal-kapal raksasa pengangkut tepung terigu langsung menuju pabrik yang akan di tuju.

Selain Bogasari, Sioe Liong bersama ketiga rekannya juga mendirikan perusahaan semen yang diberi nama PT. Indocement Tunggal Perkasa. Masih ada beberapa bisnis lainnya yang sukses digawangi Sioe Liong bersama rekan-rekannya, seperti PT. Metropolitan Development yang digawangi The Gank of Four bersama dengan Ciputra serta Bank Central Asia (BCA) bersama Mochtar Riyadi.

Sioe Liong telah menjadi legenda hidup di dunia bisnis. Ia bahkan pernah dinobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia dan masuk dalam daftar 100 orang terkaya di dunia. Semua asset usahanya tersebut dirangkum dibawah satu bendera kelompok perusahaan Salim Grou yang kini telah mendunia.

Runtuhnya Orde Baru

Kemunduran Soeharto sebagai presiden sekaligus salah satu pelindung bisnis Sioe Liong ternyata membawa dampak besar bagi bisnis yang telah dirintis Sioe Liong. setelah itu omset bisnisnya yang mengalami penurunan, rumahnya di kawasan Jakarta juga menjadi sasaran amuk massa yang mengaku sebagai pihak reformis. Karena alasan inilah akhirnya Sioe Liong yang sudah memasuki usia senja mulai melimpahkan bisnis kepada anak-anaknya dan memilih tinggal di Singapura hingga tutup usia pada 10 Juni 2012. Sampai saat ini kisah pemberani sioe liong masih di kenang oleh pemuda pemuda indonesia
Terimakasih, semoga bisa bermanfaat
Forbes kembali dengan melansir sederretan orang orang yang kaya raya, memang sebelumnya di pegang oleh para kakek kakek tua tetapi sekarang ada generasi muda yang gemilang.
Dari data forbes, ada 10 orang indonesia yang masuk dalam jajaran 1.000 orang paling kaya di dunia 2014. Nama-nama mereka tidak asing lagi di telinga mengingat kisah sukses mereka menjalankan bisnisnya sudah menjadi inspirasi bagi banyak orang di dalam negeri. Kekayaan yang mereka peroleh tidak datang begitu saja, ada kerja keras dan keseriusan membangun kerajaan bisnisnya.

Jika disandingkan dengan daftar orang indonesia yang masuk jajaran orang terkaya dunia versi forbes, maka diperoleh beberapa sektor yang diyakini cukup sukses menjadikan orang indonesia menjadi miliuner dunia.

1.Infrastruktur dan alat berat

Sektor bisnis ini termasuk salah satu sektor yang mampu menciptakan orang kaya. Industri ini akan menjadi besar, terutama untuk Indonesia. Karena negara ini butuh infrastruktur yang tidak sedikit.

Contoh sederhana saja, jika Anda sadar, di semua negara butuh batako untuk membuat trotoar misalnya. Seseorang pasti menguasai bisnis itu. Tidak hanya itu, di negara yang tengah gencar membangun seperti Indonesia, pasti membutuhkan alat berat.

Achmad Hamami membuktikan bahwa bisnis sektor ini mampu menjadikan orang Indonesia sebagai miliuner dunia. Pria ini mulai aktif berbisnis pada dekade 1970-an. Dengan mengibarkan bendera Trakindo Utama, Achmad Hamami mendapat kepercayaan menjadi agen produk Caterpillar di Indonesia. Trakindo menjadi pemain utama bisnis sektor alat berat, konstruksi, dan infrastruktur di dalam negeri.

Produk Caterpillar yang didistribusikan Trakindo antara lain alat berat, diesel, dan mesin produksi gas. Perusahaan yang berbasis di Jakarta ini fokus menjual onderdil resmi, catalog produk, dan jasa perbaikan alat berat. Jasa perbaikan untuk memberikan jaminan pada konsumen bahwa produk yang dijual Trakindo tidak akan rusak.

Di usianya yang kini menginjak 83 tahun, Achmad Hamami masih sukses bertahan di jajaran miliuner dunia. Dari data yang baru dilansir Forbes, Achmad masuk lingkaran 1.000 orang terkaya sejagat. Menurut versi Forbes, harta kekayaan Achmad saat ini menyentuh USD 1,6 miliar.

2.Sumber Daya Alam

Sektor bisnis diakui sebagai salah satu bisnis yang terbukti mengantarkan orang Indonesia jadi miliuner dunia. Lahan bisnis ini disebut-sebut sebagai gelombang pertama untuk mengumpulkan kekayaan.

Namun tidak berarti gelombang ini adalah generasi pertama. Tapi memang ini adalah sektor yang menghasilkan orang untuk bisa menjadi sangat kaya. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan sumber daya perkebunan. Dalam hal ini kelapa sawit.

Salah satu produk unggulan Indonesia yang sudah dikenal luas di dunia internasional adalah minyak sawit atau crude palm oil (CPO). Indonesia sejajar bersama Malaysia menjadi penguasa bisnis sawit dunia. Setiap tahun, pebisnis sawit dari dua negara ini saling berlomba-lomba meningkatkan produksinya dan memasarkannya di pasar internasional.

Meskipun saat ini harga komoditas sawit tengah anjlok, bisnis sektor ini tetap diakui sebagai salah satu bisnis yang melahirkan miliuner dunia. Setidaknya, trio raja sawit dari Indonesia ini membuktikan bahwa dengan tekun mengembangkan bisnis perkebunan sawit, ketiganya mampu masuk barisan miliuner dunia.

Nama pertama adalah Bachtiar Karim. Dalam daftar 1.000 orang terkaya dunia 2014 yang dilansir Forbes, Bachtiar Karim ada di peringkat 869. Harta kekayaannya, menurut Forbes, mencapai USD 2 miliar. Bachtiar adalah bos dari PT Musim Mas yang bergerak di lini bisnis utama minyak sawit atau CPO. Perusahaan yang dikelolanya memiliki kapal tanker dan terminal sendiri. Pabrik pengolahan sawit milik Musim Mas disebut-sebut sebagai yang terbesar di dunia.

Tidak hanya Bachtiar yang mencatatkan diri sebagai raja sawit Indonesia di jajaran miliuner dunia. Ada nama lain yang juga dikenal sebagai raja sawit Indonesia yaitu Lim Hariyanto Wijaya Sarwono. Dari laporan Forbes, harta kekayaan Lim saat ini menembus USD 2 miliar. Dengan harta sebanyak itu, pria berusia 86 tahun ini ada di urutan 1.565 orang terkaya dunia.

Satu lagi raja sawit Indonesia yang masuk lingkaran orang tajir di dunia adalah Sukanto Tanoto. Dari data yang dilansir Forbes, harta kekayaan Sukanto Tanoto menembus USD 2,1 miliar. Saat ini, raja sawit berusia 64 tahun ini mengendalikan bisnisnya dari Singapura. Dia sukses mengibarkan bendera PT. Raja Garuda Mas yang lini bisnis utamanya kelapa sawit.

3.Jasa dan Ritel

Di Indonesia yang mempunyai kelas menengah yang sangat banyak, bisa menjadi lahan para orang kaya untuk menumpuk pundi-pundi uangnya.
Bisnis ritel memang tidak mudah. Tapi pasar memang selalu membutuhkan produk-produk jasa dan ritel. Chairul Tanjung membuktikan bahwa bisnis ini mampu membawa orang Indonesia masuk jajaran miliuner dunia.

Pada daftar peringkat 2014, Chairul Tanjung yang memiliki CT Corp berada di peringkat 375 dunia dengan nilai kekayaan USD 4 miliar atau sekitar Rp 46 triliun.

Peringkat CT, sapaan akrabnya, naik dari 395 dunia pada 2013 dengan nilai kekayaan USD 3,4 miliar. Ditarik mundur setahun sebelumnya, grafik naik makin terasa mengingat pada 2012, CT masih ada di peringkat 634 dunia dengan kekayaan USD 2 miliar.

"Perusahaannya CT Corp juga memiliki Bank Mega, Carrefour Indonesia dan waralaba seperti Mango dan Versace," tulis Forbes.

Kini, Chairul Tanjung adalah orang ketiga terkaya di Indonesia setelah keluarga Djarum.

4.Industri rokok

Orang terkaya di Indonesia, Budi dan Michael Hartono sukses mengibarkan bendera Djarum sebagai salah satu industri rokok besar di dalam negeri. Dengan pasar yang besar, rokok menjadi salah satu potensi bisnis yang cukup cemerlang. Tidak heran jika saat ini semakin banyak bermunculan rokok-rokok baru.

Dengan bendera Djarum, duo Hartono masuk dalam jajaran orang-orang kaya dunia. Kekayaan mereka masing-masing USD 7,6 miliar (Budi Hartono) dan USD 7,3 miliar (Michael Hartono).



5. bisnis tempe

                     Kegigihan Rustono, pengusaha tempe asal Indonesia yang kini tinggal di Jepang, patut ditiru. Berkali-kali produknya ditolak hotel dan restoran. Tapi, itu tak menyurutkan semangatnya untuk memasarkan makanan khas Indonesia tersebut. Kini tempe Rustono menguasai pasar Jepang.
Kini, dalam lima hari kerja, pabrik Rustono bisa memproduksi 16.000 bungkus tempe. Dia mengaku memiliki 490 pelanggan di seluruh Jepang. Mulai Hokaido hingga Okinawa.
"Tempe saya dikenal berkat promosi dari mulut ke mulut," tambahnya. Bahkan, sambung dia, tempenya sekarang mulai menembus Eropa. "Saya mulai ekspor ke Prancis, tetapi dalam bentuk ragi tempe," jelas Rustono. Dia menulis ragi tempenya ke Prancis itu dengan tagline "Warisan Budaya Indonesia" itu.
Berkat kegigihan Rustono, orang Jepang kini doyan lauk kaya protein itu. Bahkan, pabrik Rustono pun mendapat saingan. Beberapa pabrik mulai memproduksi tempe untuk melayani permintaan konsumen.
"Tapi, saya tidak khawatir. Tempe saya sudah punya pelanggan. Dan, saya mulai merambah pasar internasional, terutama di Eropa dan Korea Selatan," tandas dia. (as)
oke itu informasi yang bisa saya kasih ke kalian para reader. semoga itu bisa bermanfaat. terimakasih.
         
    
       Anda mungkin berfikir jika nanti saya lulus kuliah   lalu sulit mencari pekerjaan. Hal yang paling anda bisa   lakukan adalah menjadi pengusaha. Menjadi pengusaha itu hanya modal impian/ekspetasi dan kreatifitas. Sering kita berfikir untuk menjadi pengusaha tapi bingung memulai dari mana. Yang namanya langkah awal itu sangat berat, karena anda harus mengambil keputusan yang berani. Menurut saya pengusaha itu gentle sekali karena berani berspekulasi. Kerja itu memilih bebas jangan memilih aman. “ wah tanggal 30 saya gajian, hore “ jangan begitu lah. Gaji anda di tentukan oleh atasan, anda di suruh suruh. Buat apa kuliah tinggi tinggi hanya untuk di suruh suruh. Oke gak usaha emosi, selow aja yo ma men, baca pelan pelan artikel berikut.
Untuk membuka usaha, intip dulu tips-tips berikut ini.

1. Siapkan Mental

        Hal pertama yang harus disiapkan adalah mental. Mental pengusaha berbeda dengan karyawan. Karyawan cenderung menghabiskan gaji bulanannya. Sedangkan, pengusaha harus menginvestasikan sebagian penghasilannya untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar. Maka, ketika kita sudah memilih untuk membuka usaha, terapkanlah mental baja sebagai pengusaha.


2. Siapkan Modal
         Apapun jenis usahanya, pasti memerlukan modal. Banyak pengusaha yang mengeluhkan modal. Sebenarnya, tak perlu dirisaukan. Dengan modal kecil pun kamu sudah bisa membuka usaha. Besarnya modal tergantung dari besar atau kecilnya usaha yang kamu jalankan.
         Banyak usaha yang bisa dimulai dengan modal awal 2-10 juta rupiah. Jika masih kesulitan, ajaklah saudara atau teman untuk berbisnis bersama. Usahakan untuk tidak meminjam ke bank dahulu, sebab di awal usaha, apalagi jika usahanya belum terlalu besar, akan beresiko jika sudah terbebani dengan utang.

3. Bidang Usaha
           Tentukan bidang usaha yang akan kamu buka. Kamu bisa memilih bidang usaha yang belum pernah ada atau yang sudah banyak. Pada awalnya, orang merasa ragu untuk mulai membuka usaha, baik bidang yang belum pernah ada maupun yang sudah banyak dilakukan.
           Membuka usaha di bidang yang belum pernah ada, belum tentu tidak sukses. Coba kamu lihat Aqua. Awalnya, perusahaan itu ragu untuk mengeluarkan produk air minum dalam kemasan botol. Saat pertama kali diperkenalkan, banyak pihak yang merasa produk tersebut tidak akan laku di pasaran. Apalagi belum pernah ada perusahaan yang menjual produk serupa.
          Bahkan, banyak yang benar-benar yakin produk itu akan gagal. Mereka berpikir untuk apa membeli air minum yang harganya mahal, kalau bisa memasak sendiri di rumah. Ternyata, produk itu sukses besar. Bahkan banyak perusahaan lain yang mengekor.
          Untuk bidang usaha yang sudah pernah ada, buatlah ciri khas atau kelebihan yang tidak dimiliki pengusaha lain. Sebagai contoh adalah butik milik Hughes. Meskipun usaha butik bertebaran di mana-mana, butik milik Hughes bisa sukses. Sebab, butik itu memiliki ciri khusus yaitu hanya menjual pakaian berukuran besar.

4. Lokasi
           Lokasi merupakan peran penting dalam membuka usaha. Lokasi yang ramai diyakini akan membuat usahamu cepat dikenal dan menarik banyak peminat. Pilih lokasi yang strategis, yaitu dekat dengan tempat aktivitas masyarakat, kantor, sekolah, atau kampus.
          Namun, terkadang lokasi bisa “menipu”. Banyak bidang usaha yang laris manis dan sukses meskipun berada di tempat yang sepi. Ada juga bidang usaha yang mampu menembus pasar internasional meskipun barangnya diproduksi dari tempat berlokasi di gang sempit. Karena itu, pikirkan baik-baik mengenai lokasi. Untuk usaha yang baru berdiri, jangan ragu untuk memanfaatkan ruangan yang ada di rumah. Banyak, lho, usaha yang sukses yang berawal dari garasi rumah.

5. Fokus
            Fokuslah pada satu bidang usaha terlebih dahulu. Banyak pengusaha yang gagal saat mulai berkembang, karena tidak fokus pada peningkatan bisnis awal, melainkan terlalu banyak ingin mencoba bidang usaha lain.
Sebaiknya, bersabarlah dahulu agar satu bidang bisnis berjalan hingga sukses. Setelah itu, barulah melebarkan sayap ke bidang bisnis yang lain.

6. Cari Pelanggan
              Kenalkan bidang usahamu ke luar. Sebarkan informasi barang dagangan atau usaha jasamu ke semua orang, agar bisa mendapatkan klien.
Caranya bisa melalui promosi dari mulut ke mulut. Ceritakan bidang usahamu kepada teman dekat. Lalu, mintalah bantuannya untuk menyebarkan ke teman-temannya. Dengan cara ini akan semakin banyak orang yang tahu tentang usahamu.
Bisa juga dengan cara membuat brosur dan menyebarkan dari rumah ke rumah. Cara ini cukup ampuh, lho. Selain brosur, buatlah plang yang dipasang di depan tempat usaha, serta di tempat-tempat strategis lainnya.
Selain dua cara itu, bisa juga dilakukan pemasangan iklan di internet. Di era cyber ini, banyak orang yang senang berbelanja dengan cara online, atau mencari informasi barang dan jasa yang dibutuhkan, melalui internet.

7. Cara Berbisnis
               Sebenarnya, berbisnis itu mudah, kok. Contohnya, barang seharga Rp. 1.000. Tugasmu adalah menjualnya dengan harga lebih dari itu, misalnya Rp. 1.500. Intinya, dari sebuah barang, kamu bisa menjualnya dengan memperoleh keuntungan. Setelah itu, juallah barang tersebut sebanyak-banyaknya. Semakin banyak laku, semakin banyak pula keuntungan yang kamu dapatkan.

8. Pegawai
            Pada awal membuka usaha, kamu hanya membutuhkan sedikit pegawai. Selain kamu sendiri yang mengurus usaha tersebut, kamu bisa melibatkan suami atau anggota keluarga yang lain untuk ikut mengelola. Tujuannya agar mereka dapat ikut merasa memiliki usaha tersebut. Setelah usahamu berkembang, kamu bisa mepekerjakan pegawai tambahan.

9. Perencana Keuangan
            Keuangan untuk membuka bidang usaha, tak hanya terpaku pada modal awal. Ketika usaha sudah berjalan, kamu harus pandai mengatur alur keluar masuknya uang. Pisahkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Banyak pengusaha yang gagal karena keuangan pribadi dan bisnis, tercampur aduk.

10. Mulai!
Sudah memikirkan segala sesuatunya? Kalau begitu, mulailah!

11. Risiko
           Membangun bisnis, tentu saja ada risikonya. Namun, kalau kamu sudah menyadari risikonya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Semakin maju usahamu, nama baikmu semakin dipertaruhkan. Karena itu, sambil menjaga kelangsungan bisnis, kamu juga harus terus menjaga nama baikmu. Sekali saja nama baikmu tercoreng, saat itu juga usaha yang telah kamu rintis, bisa hancur berantakan.

12. Antisipasi Kegagalan
            Risiko kegagalan dalam berbisnis, selalu ada. Karena itu kamu dituntut untuk bersikap tegas dan cepat bertindak, terutama bila melihat sesuatu yang tak beres.
Untuk mengantisipasi kegagalan, buatlah aturan mengenai pengambilan keuangan. Pemilik usaha memang berhak mengambil uang dari perusahaan. Tapi, cara pengambilan dan jumlahnya, harus tersistem dengan jelas.
           Begitu pula dengan operasional, harus memiliki sistem yang baku. Delegasikan tugas-tugas pada pegawai. Sehingga, apabila kamu berhalangan, bisnis tetap dapat berjalan. Semakin sedikit campur tangan pemilik dalam usahanya, berarti usaha tersebut semakin baik.
Semua tips sudah dikeluarkan. Sekarang, tinggal kamu yang mulai bergerak. Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Ayo tunjukan jiwa mudamu, kalau yang sudah terlanjur tua, dukung yang muda dulu yah wkwkw